بسم الله الرحمن الرحيم
Allah SWT berfirman :
Al-Qur’ansebagaikitabsucipedomanumat Islam memilikiberagamkeistimewaan, terutamakeotentikannya yang terjagasepanjangzaman. Hal itudisebabkanadanyaketerlibatan Allah secaralangsungdalampenjagaannya dan “bantuan” para penghafal Al-Qur’an (hamalat Al-Qur’an). Keistimewaanlainnyaadalahsikapbersahabat yang telahditunjukkan Al-Qur’andenganmendorongumatmanusiauntukbelajar dan mengembangkan daya inovasi dan intelektualnyauntukkesejahteraanumatmanusia.
Ayat-ayat Al-Qur’anmengandungkeindahan dan kemudahanuntukdihafal. Selan itu, Al-Qur’an juga memiliki instrumen-instrumen (tajwid) indah yang dapat mengantarkan kepada keasyikan bathin ketika membacanya. Budaya menghafal telah berkembang sejak masa munculnya Islam. Budaya tersebut dapat kita saksikan hingga pada saat sekarang. Hal itu ditandai dengan banyak berdirinya lembaga atau organisasi yang menfokuskan diri untuk menghafal dan melakukan kajian terhadap Al-Qur’an. Hal itu adalah tradisi Islam dalam upaya menjaga keotentikan Al-Qur’an, khususnya tradisi mengahafal.
Pada saat sekarang, kebiasaan itu tidak berjalan mulus. Kesibukan beraktifitas menjadi faktor yang membuat kaburnya sejumlah hafalan. Hal itu disebabkan karena begitu banyaknya waktu yang tersita untuk aktivitas lain. Fenomena ini menimbulkan keresahan bathin tersendiri yang sangat dilematis. Seseorang dituntut aktif dalam segala bentuk aktifitas kemahasiswaan dan kemasyarakatan. Pada pihak lain, dia terbebani dengan “tanggung jawab” terhadap hafalan yang dimiliki.
Yang paling memprihatinkan, di saat usaha tahfiz itu tidak tercapai bahkan kabur, kesempatan untuk memahami dan mengkaji ilmu-ilmu Al-Qur’an pun semakin terbengkalai. Maka Lembaga Tahfizh dan Ta’lim Al-Quran ( LTTQ ) sebagai program yang secara resmi didirikan pada tanggal 20 Maret 2000 atas kerjasama Lembaga Tafiz dan Ta’lim Al-Qur’an Masjid Fathullah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerjasama dengan Yayasan PPPA Daarul Qur’an hadir guna mengikat dan mengembalikan kita kepada khittahnya secara kaffah dengan harapan dapat mencetak generasi intelektual muslim Qur’ani.
Motto Lembagainiadalah :
“Kembali Kepada Kitabullah dalam Upaya Mencetak Generasi Intelektual Muslim Qur’ani”.
Program ini bernama :
“LembagaTahfizhdanTa’lim Al-Quran ( LTTQ ) (LTTQ) Masjid Fathullah UIN Jakarta”
Lembagainiberlandaskandengan :
Sekertariat Kantor danKegiatan, sebagiberikut :
A. Kantor
Masjid Fathullah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Lt. 2
Jl. Ir. H. Juanda No.95 Ciputat 15412
Telp: 021-96167700
B. Pelaksanaan Kegiatan
Pada dasarnya, seluruh kegiatan Lembaga Tahfizh dan Ta’lim Al-Quran ( LTTQ ) berpusat di Masjid Fathullah UIN Jakarta (ruang Shalat, aula eksekutif, serambi masjid lantai 2 & kantor LTTQ). Kegiatan yang mengambil tempat di luar berdasarkan kriteria dan kegiatan yang akan dilaksanakan.
TujuanUmumdantujuanKhususlembagainiadalah :
A. UMUM
B. KHUSUS
Lembaga Tahfizh dan Ta’lim Al-Quran ( LTTQ ) diharapkan memiliki berbagai kegiatan sebagai berikut:
A. KEGIATAN TAHUNAN :
1. Pembuatan Kartu Lembaga Al-Quran ( KLQ )
2. MusabaqohTilawatil Quran ( MTQ )
3. LTTQ Bookfair
4. Gema Maulid Nabi Muhammad SAW
5. Study Banding
6. Pembuatan Seragam Pengurus LTTQ
B. KEGIATAN BULANAN :
1. Khotmil Qur’an
Kegiatan ini rutin dilaksanakan dalam duabulansekalipadaahad ke-4 ( bergantiandengan Seminar Al-Qur’an ) mulai dari jam 05.30s.d 18.00 WIB, pelaksaannya dilakukan dengan membaca Al-Qur’an bil ghoib (tanpa melihat mushaf ) yang dipimpin oleh para huffaz LTTQ, sedangkan untuk pesertanya melibatkan alumni LTTQ, tamu undangan dari lembaga Qur’an yang lain dan jam’ah Masjid Fathullah.
2. Seminar Al-Qur’an
Kegiatan ini rutin dilaksanakan dalam duabulansekalipadaahad ke-4 ( bergantiandenganKhotmil Quran ) mulai dari jam 09.00s.d 18.00 WIB, pelaksaannya dilakukan dengan mendatangkanpemateri yang berkopetendalambidang Al-Qur’an, sedangkan untuk pesertanya melibatkan alumni LTTQ, tamu undangan dari lembaga Qur’an yang lain dan jam’ah Masjid Fathullah.
C. KEGIATAN HARIAN :
1. Tahsin Al-Qur’an
Upaya untuk melestarikan tradisi Islam Klasik menempatkan tahfiz, sesuai dengan namanya Lembaga Tahfizh dan Ta’lim Al-Quran ( LTTQ ) , sebagai modal pokok kegiatan dan menjadi program prioritas yang akan dijalankan. Program tahfiz mencakup :
Program ini dilaksanakan sebagai wadah untuk mengenalkan sekaligus menguasai pengucapan bahasa Al-Qur’an secara benar dengan standard resmi yang telah ditetapkan. Ada empat kelas yang dibuka:
Kelas ini dibuka untuk anggota Lembaga Tahfizh dan Ta’lim Al-Quran ( LTTQ ) yang belum bisa sama sekali mengetahui huruf hija’iyyah, sehingga dalam kelas ini materi pengajarannya dari nol (O).
Kelas ini dibuka bagi anggota Lembaga Tahfizh dan Ta’lim Al-Quran ( LTTQ ) yang masih salah ketika membaca Al-Quran, misalnya salah dalam pengucapan, baris, panjang, pendek, atau hal yang menjadi wilayah tajwid.
Kelas ini diperuntukkan bagi anggota Lembaga Tahfizh dan Ta’lim Al-Quran ( LTTQ ) yang sudah menguasai tajwid secara teori atau peserta yang telah selesai pada kelas tahsin dasar dan pemula.
Proses pembelajaran dalam kelas ini berbeda dengan kelas-kelas yang lain, kerena kelas ini menuntuk keaktifat peserta, hal ini karena peserta membaca Al-Qur’an dengan tartil sedang pengujinya hanya menyimak saja.
2. Tahfiz Al-Qur’an
Kegiatan ini cocok bagi anggota Lembaga Tahfizh dan Ta’lim Al-Quran ( LTTQ ) yang sudah mampu tilawah dengan baik, menguasai ilmu tajwid atau peserta yang telah selesai pada program tahsin baik tilawah maupun talaqqy serta bagi mreka yang memiliki minat membekali diri dengan hafalan-hafalan ayat ayat Al-Qur’an sebagian atau seluruhnya. Ada dua kelas yang dibuka:
KelasinidiperuntukkanbagianggotaLembaga Tahfizh dan Ta’lim Al-Quran ( LTTQ ) yang hanyainginmenghafal surah-surah tertentuatauinginmengidentifikasikemampuannyadalammenghafal.
KelasinidikhususkanuntukanggotaLembaga Tahfizh dan Ta’lim Al-Quran ( LTTQ ) yang sudahmenguasaiilmutajwidteori dan praktek dan inginmenghafal Al-Quransecarakeseluruhan.
3. Halaqotul Quran
Kegiataninidilaksanakandidalamkampus UIN Jakarta, dengan agenda pembacaan Al-Quransecararutin yang dilaksanakansetiapba’daSholatJum’at, adapunpesertanyayaitu : pengurus LTTQ, Anggota LTTQ dan bagisiapasaja yang inginmengikutihalaqohini.
4. Privat
Kegiataninidilaksanakandidalam masjid Fathullah UIN Syahid Jakarta, adapunpesertanyayaitu, sedangkan untuk pesertanya melibatkan alumni LTTQ, tamu undangan dari lembaga Qur’an yang lain dan jam’ah Masjid Fathullah.
Perekrutan secara umum dilaksanakan 6 bulan sekali sesuai dengan program-program yang ditawarkan kepada publik. Kegiatan perekrutan diikuti dengan acara Stadium General, yaitu kegiatan yang bersifat aktualisasi diri para calon anggota sekaligus sebagai wadah mengenalkan Lembaga Tahfizh dan Ta’lim Al-Quran ( LTTQ ) secara lebih mendalam serta pengenalan berbagai corak pemikiran agama dan budaya kontemporer.
Sumberdanalembagaini, yaitu :
Tenaga pendukung dalam program ini adalah :
Pelaksana Program adalah Pengurus Lembaga Tahfiz dan Ta’lim Al-Qur’an (LTTQ) yang bekerjasama dengan Pengurus PPPA Daarul Qur’an.
Adapun struktur pada lembaga ini adalah :
1. Ust. Bagus Purnomo
( LajnahTashih Al-Qur’an DEPAG RI & Alumni LTTQ )
2. Ust. Syarifudin, S.Th.I , MA
( LajnahTashih Al-Qur’an DEPAG RI & Alumni LTTQ )
3. Ustzah. Dra. Afidah Al-Hafidzh, MAg
(Dosen Fak. Syariah & Hukum UIN Jakarta, IIQ, PTIQ Jakarta)
4. Ustzah. Dra. Halimatussyadiyah Al-Hafidzh, MAg
(Dosen Fak. Syariah & Hukum UIN Jakarta, IIQ Jakarta)
5. Ust. Ali Fachruddin Al-Hafidz, S.Th.I. MA
(Dosen Fak. Tarbiyah & Ilmu Keguruan UIN Jakarta dan Senior LTTQ)
6. Ust. Milki Aan, MA
( Ass. Dosen Fakultas Tarbiyah & Keguruan UIN Jakarta )
7. Ust. Ervan Nurtawab, S.Th.I. M.A.
(Dosen Fak. Ushuluddin & Filsafat, Peneliti Manuskrip Al-Qur’an)
8. Ust.DR. Dede Abdul Fatah, S.H.I. M.Si
(Dosen Fak. Syariah & Hukum UIN Jakarta, Ass. Direktur I Pesantren Luhur Sabilussalam Ciputat, Mantan Ketua Umum LTTQ 2002)
9. Ustzah. Wiam M. Syairazy S.Pd.I
( Alumni LTTQ, Guru Azhar Islamic School )
10. Ust. Muammar
( Alumni LTTQ )
11. Ust. Iip Irpana
( Alumni LTTQ, Guru Azhar Islamic School )
12. Ust. Ali HudaibiS.S.I Al-Hafidz.
(Alumni LTTQ)
Permohonan informasi yang lebih mendetail dapat menghubungi pengurus LTTQ dalam bentuk dialog /audiensi (tatap muka), via Telephone, dan email. Kami akan melayaninya dengan senang hati.
Demikian proposal ini kami sampaikan untuk menjadi gambaran program dan kegiatan yang akan kami laksanakan dengan harapan dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi seluruh pihak yang terkait. Akhirnya kelancaran dan kesuksesan lembaga ini tidak terlepas dari peran serta kita semua kemudian segala puji bagi Allah SWT yang hanya kepada-Nyalah kita berserah diri.
Ciputat, 29 Oktober 2011
Hormat Kami,
Ketua Lembaga LTTQ Sekertaris Lembaga LTTQ
Lampiran 1
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||

0 Comment:
Posting Komentar